Festival Mappanretasi di Pantai Pagatan

Jika kamu menapakkan kaki di Pulau Borneo jangan lewatkan untuk menyaksikan festival Mappanretasi yang digelar setiap bulan April di Pantai Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Di sini, kamu tak hanya menikmati keindahan pantai namun juga menyaksikan budaya yang hanya digelar setahun sekali, menarik kan!

Mengenal Festival Mappanretasi

Festival Mappanretasi merupakan tradisi yang digelar oleh Suku Bugis yang dikenal dengan Pesta Laut atau Pesta Pantai. Mappanretasi merupakan bahasa Bugis yang berarti Mappanre (memberi makan) dan tasi (laut) sehingga festival yang dikenal dengan nama Pesta Laut atau Pesta Pantai ini secara harfiah memiliki arti memberi makan laut.

Hal ini dilakukan sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan atas nikmat dan rezeki yang diberikan melalui hasil laut kepada masyarakat sekitar terutama Suku Bugis. Sehingga diharapkan hasil laut yang didapat ters melimpah sehingga mampu mensejahterakan masyarakat.

Festival ini digelar setiap bulan April dan bukan tanpa alasan, karena pada bulan tersebut aktivitas nelayan dan warga untuk mencari ikan di laut sudah berkurang. Hal ini disebabkan musim panen biasanya dilakukan pada bulan Oktober hingga April sehingga ini merupakan bulan penghabisan bagi nelayan untuk mencari ikan.

Proses Upacara Mappanretasi

Pada pelaksanaan Pesta Laut ini diadakan di tengah laut dan dipimpin oleh Sandro yang kemudian diikuti oleh kapal-kapal lainnya. Setelah sampai di tengah laut, masyarakat lantas menghanyutkan sesaji di laut. Sesajen tersebut berupa pisang, nasi ketan putih, ketan hitam, ketan kuning dan ketan berwarna merah jambu.

Selain itu dilengkapi juga dengan ayam panggang dan pisang raja. Sesajen itu diangkut bersama dengan kapal nelayan sudah dihias unik dan berwarna-warni. Setelah prosesi upacara selesai dilakukan, masyarakat kembali ke pesisir pantai untuk makan bersama dan merayakan Mappanretasi bersama saudara dan keluarga.

Lokasi Diadakannya Mappanretasi

Pantai Pagatan dijadikan sebagai lokasi berlangsungnya Pesta Laut tersebut. Selain karena di sekitar pantai banyak perkampungan Suku Bugis, selain itu sebagian besar warga Suku Bugis bekerja sebagai nelayan dan mencari ikan di pantai tersebut.

Lokasinya yang strategis membuat pantai ini dijadikan lokasi tetap diadakannya Pesta Laut. Di sini kamu tak hanya disuguhkan festival budaya yang seru, namun juga pemandangan pantainya yang indah. Air lautnya jernih, pasir pantainya putih, dan air lautnya tenang sehingga cocok untukmu yang hobi memancing.

Perkampungan Suku Bugis

Di sekitaran pantai, banyak perkampungan Bugis Pagatan yang sudah ada sejak tahun 1750 oleh Puanna Dekke‘, seorang keturunan Suku Bugis yang dikenal kaya raya dan berasal dari keluarga bangsawan di Kerajaan Wajo, Sulawesi Selatan.

Setelah menemukan Pantai Pagatan ini, ia lantas berkeinginan untuk membangun pemukiman bagi warga Suku Bugis hingga akhirnya lokasi ini dikenal sebagai rumah bagi Suku Bugis. Selain kegiatan warga Suku Bugis, di sini juga menjual aneka kuliner khas Suku Bugis maupun Banjarmasin yang bisa kamu cicipi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *